Orang bilang setiap pertemuan pasti diakhiri oleh perpisahan, aku paham jelas perkara itu. Satu hal yang membuatku tidak tertarik mengenal orang baru. Pemikiran itu juga terlintas kala kita bertemu, satu hal yang ku tau pasti “kita tidak akan selamanya dan aku sudah tidak heran tentang hal itu” tapi ternyata denganmu berbeda, entah karena aku yang sudah terbiasa dengan kedatangan anugrah sepertimu. Atau memang aku yang sudah terlena oleh kenikmatan tertara milik tuhan yang kupinjam.
Aku tahu betul sesuatu yang dipinjam itu harus untuk dikembalikan tapi terkhusus kamu, bisakah aku membawamu jauh ketempat yang tak terlihat oleh siapapun? Agar aku bisa memilikimu seutuhnya tanpa perlu khawatir oleh kedatangan tuhan untuk menagih dosaku serta kamu.