Oleh ZAHFRAN RIYADH F. DJ
Apakah anda tau apa itu undang undang dasar negara republik indonesia ( UUD NRI ), undang undang dasar ( UUD ) merupakan aturan aturan dasar negara tertentu, lalu apa itu undang undang dasar negara republik indonesia ( UUD NRI ), undang undang dasar negara republik indonesia (UUD NRI ) adalah sebuah aturan yang tingkatnya paling tinggi didalam negara republik Indonesia (NRI), didalam undang undang dasar ( UUD ) pada tahun 1945 ada berbagai dan bermacam pokok ada empat yaitu :
1 . Hak hak asasi manusia .
2 . kewajiban dan hak warga negara Indonesia .
3 . pelaksanaan dan penegakan kedaulatan negara serta pembagian kekuasaan negara .
4 . wilayah negara dan pembagian daerah, kewargenaraan dan kependudukan, serta keuangan negara .
Sebagai peraturan negara tertinggi, undang-undang dasar negara replubik Indonesia ( UUD NRI ) tahun 1945 menjadi acuan dan parameter dalam membuat peraturan peraturan yang ada dibawahnya. Oleh sebab itu, peraturan perundang undangan yang ada tidak boleh bertentangan dengan undang undang dasar negara replubik Indonesia ( UUD NRI ) tahun 1945. Undang undang dasar negara republik Indonesia ( UUD NRI ) tahun 1945 hanya memuat ketentuan ketentuan pokok saja sehingga dapat menyusuaikan dengan perkembangan zaman.
Untuk sekarang kita hanya akan membahas pokok undang undang dasar negara republik Indonesia ( UUD NRI ) yang ke dua yaitu “ kewajiban dan hak warga negara Indonesia “ pasti kita semua sudah mengetahui apa itu kewajiban dan hak tapi kenapa masih banyak orang yang menganggap itu yang menyepelekannya padahal itu merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan setiap orang mau siapapun itu dan yang orang ketahui hanya satu yaitu “ hak “ mereka hanya menjadi serakah dan yang lain lain mereka hanya ingin haknya saja tetapi kewajiban dirinya sendiri tidak dilakukan, Tetapi adapun orang yang telah melakukan kewajibannya tetapi sama sekali tidak mendapat haknya.
Apakah anda mengetahui apa arti kata “ korupsi “ ya, korupsi merupakan hal yang sangat buruk dan dampaknya sangat besar dan apabila sang koruptor ( orang yang melakukan korupsi ) tertangkap maka seluruh keluarganya akan ikut terbawa, koruptor merupakan orang orang yang sama sekali tidak melakukan kewajibannya tetapi ya seperti tadi mereka menjadi serakah dan hanya ingin haknya saja.
Adapun orang seperti “ pemulung “ apa kamu tau bahwa pemulung sampah, dan berbagainya, mereka berkerja keras atau bisa disebut banting tulang mereka telah susah payah untuk memulung tetapi mereka di perbendapati sangat kecil mereka merupakan orang yang melakukan kewajibannya tetapi ya seperti tadi mereka mendapat hak yang tak di sesuaikan. Banyak sekali orang orang yang seperti ini dan seperti itu, itu semua tergantung dari diri kita sendiri apabila kamu hanya ingin hak dan tak melakukan kewajiban maka akan ada juga frekuensinya, dan yang pasti kita kembali lagi pada diri kita masing masing.
Tetapi ada satu hal yang membuat kita semua kebingungan, kenapa orang yang melakukan pelanggaran kecil mendapat hukuman lebih dari pada koruptor ( orang yang melakukan korupsi ) apa mungkin mereka membayar? Ada juga dimana penjara yang berbeda dan diperlakukan berbeda dari yang lain? Kan apapun itu semua orang diperlakukan dengan sama apa mungkin karna tahta dan tingkat orang tersebut berbeda?.
Misalkan ada dua anak yang berbeda yang pertama dia pemalas dan indah sedangkan anak yang kedua kebalikannya yaitu rajin dan jelek sang orang tua lebih memperhatikan anak yang pertama di banding anak kedua dikucilkan padahal anak yang kedua sangat rajin dan sering membantu kedua orang tuanya tetapi tetap saja orang tuanya lebih perhatian kepada anak pertama padahal anak petama sangat pemalas. Apakah ini adil?.
Terkadang orang orang hanya suka terhadap fisik seseorang apabila fisik orang tersebut mereka akan lebih popular dibanding orang yang fisiknya kurang, tetapi mereka tidak pernah melihat kelakuan atau sifat seseorang tersebut, apa anda tau bahwa cerita atau tulisan di atas merupakan kenyataan, apakah ini pantas?.
Adapun contoh lain yaitu “ di jalan raya “ kalian biasanya kalian berjalan menggunakan kendaraan dan lain lainnya ( DLL ) kalian disitu kalian mendapatkan hak yaitu kalian bias menggunakan jalan dan fastilitas tertentu kewajiban yang kalian perlu lakukan sangat gampang yaitu ikuti aturan dan tidak melanggarnya apabila anda melanggarnya mungkin ada frekuensinya seperti kecelakaan, kerusakan fasilitas, dan lain lainnya ( DLL ) mungkin yang lebih parah merupakan kematian.
Adapun contoh lagi yaitu “ murid dan guru “ kalian pasti mengetahui kan dimana tempat para murid dan guru yaitu di sekolah seluruh orang mempunyai kewajibannya masing masing misalkan guru sang guru harus mengajarkan muridnya dengan baik agar sang murid menjadi terdidik dan setelah mengajar ia mendapatkan uang ( gaji ), lalu untuk murid yaitu mereka belajar dengan tekun dan lain lainnya ( DLL ) dan setelah mereka selesai belajar mereka akan mendapatkan nilai atau pun hadiah, dan mereka akan meneruskan sekolah dengan baik.
Adapun contoh dalam ekonomi yaitu ada pelanggan dan penjual mereka pun sama mereka mempunyai hak dan kewajiban pelaggan akan mendapat barangnya dan memberikan uang pada penjual dan penjual mendapat uang dan memberikan barang yang layak / bagus begitulah dalam ekonomi tapi terkadang ada yang melakukan perdagangan gelap ( black market ) itu sama saja seperti koruptor ( orang yang melakukan korupsi ) hanya yang mereka dapartkan bukanlah hanya uang tetapi narkoba, senjata illegal, barang yang tidak aman, bom, dan lain lainnya ( DLL ).
Tanpa kalian sadari kita semua telah mempunyai hak dan kewajibannya masing masing tidak ada yang tidak mempunyai kewajiban dan hak maupun kamu bayi, balita ( bayi lima tahun), anak anak, orang dewasa, orang tua, lansia ( lanjut usia ). Walau pun tiap orang mempunyai kewajiban yang berbeda beda tapi ada satu kewajiban yang paling tinggi yaitu agama maupun anda islam, Kristen, hindu, budha, konghuchu, katholik. Yaitu ber doa kepada tuhannya masing masing ber doa merupakan kewajiban setiap agama dan mereka akan mendapatkan haknya dari masing masing tuhan seperti mendapatkan rezeki, pahala, dan lain lainnya ( DLL ) tetapi apabila anda tidak melakukan kewajiban dalam agama mungkin frekuensinya akan lebih dibandingkan di kehidupan misalkan akan masuk neraka dan lain lainnya ( DLL ).
Mungkin hanya ini yang saya bisa tulis untuk sekarang ini, terima kasih telah membaca dan mohon maaf apabila ada salah kata.
Wassalamualaikum wr.wb