Hari pramuka diperingati pada tanggal 14 Agustus, tanggal ini menjadi salah satu momen penting di sejarah Pramuka. Karna resminya gerakan Pramuka diperkenalkan kepada masyarakat oleh Presiden Soekarno pada tahun 1961 melalui Keppres No. 448 Tahun 1961.
Pramuka adalah singkatan dari Praja Muda Karana, artinya orang muda yang suka berkarya. Begitupun dengan siswa/i SMP Fullday Almuhajirin. Para siswa/i mengikuti kegiatan Kemping Ceria yang diselenggarakan oleh SMP Fullday untuk merayakan Hari Pramuka.
Kemping Ceria diselenggarakan selama 3 hari berturut-turut, yakni pada tanggal 11 hingga 13 Agustus 2026. Para siswa/i berdatangan di pagi hari membawa peralatan kemping, dengan rasa gembira akan antusiasme.
Para siswa/i memiliki kakak pemandu, yaitu guru-guru dari SMP Fullday, dan juga akang-akang dari TBO, para kakak pembina dan pemandu membangun ketegasan dan kemandirian dalam pribadi siswa/i.
Kemping ceria dipenuhi oleh ketegasan yang kuat, namun dibaluri oleh keramahan dan tawaan dari para pembina dan pemandu. Sehingga para siswa/i mendapatkan pengalaman yang tidak bisa dilupakan.
Dimulai dari Apel pagi yang membakar semangat para siswa/i, lalu materi yang disampaikan dengan jelas, game mengilas balik materi, hingga pos to pos yang memberikan kesempatan bagi para regu untuk menunjukkan yel-yel serta jargon terbaik mereka.
Sehabis itu, ketika senja mulai menyapa, para siswa/i langsung diberangkatkan ke masjid untuk sholat Maghrib berjamaah, lalu makan bersama. Sementara para siswa/i yang dipilih untuk menjadi petugas api unggun berlatih demi menunjukkan yang terbaik.
Tepat setelah sholat Isya berjamaah, api unggun dimulai. Api unggun dalam Pramuka bermakna simbol kebersamaan, kekuatan, dan persaudaraan. Oleh karna itu, para siswa/i mengikuti api unggun dengan khidmat.
Lalu setelah api unggun, acara yang paling ditunggu-tunggu oleh para siswa/i akhirnya dimulai, yaitu BBQ bersama! Malam itu dipenuhi oleh candaan, dan cerita akan kelelahan yang berarti saat siang tadi.
Tepat pukul 11 malam, para siswa/i terlelap dalam tidurnya, bersama regunya masing masing di tenda yang sudah ditentukan.
Diakhiri di keesokan harinya, dimana Kemping Ceria ditutup oleh Apel penutup, setelah di dini harinya melakukan sholat tahajud, dan sholat shubuh secara berjamaah.
Dan jangan tertinggal, dimana para siswa/i melakukan kegiatan bersih bersih bersama. Dan Kemping ini tidak lupa dengan Bending yang diberikan sebagai konsekuensi dari pelanggaran yang dilakukan para siswa/i.
Pada akhirnya, siswa/i menyelesaikan Kemping Ceria yang memberikan materi, pengalaman, dan memori baru yang membekas untuk kenangan di SMP Fullday Almuhajirin.